Expertise

MENJELASKAN REAKSI BERANTAI DARI KECANTIKAN

Mengapa kekencangan radikal adalah kunci memperbaiki penuaan kulit

Kehidupan, alam dan anatomi manusia terdiri dari bermacam rangkaian reaksi berantai, dimana satu sebab bisa mengakibatkan beragam efek - seperti satu kartu domino yang bisa menjatuhkan beragam alur dari ribuan kartu domino berikutnya.

Proses penuaan kulit juga merupakan reaksi berantai. Ilmuwan SK-II telah menemukan bahwa tanda-tanda penuaan yang sepertinya tidak berhubungan seperti kerutan, kulit pucat dan kulit kendur adalah bagian dari jaringan kompleks penuaan kulit, seperti sistem domino yang canggih. Dan titik awal yang menghubungkan itu semua - kartu domino yang menentukan adalah kekencangan radikal kulit.

BAGAIMANA KULIT MENUA

Dalam studi konsumen yang diadakan SK-II baru-baru ini, terungkap mayoritas konsumen tidak menyadari bahwa hilangnya kekencangan kulit adalah salah satu tanda awali penuaan. Faktanya, kekencangan kulit adalah salah satu dari yang pertama dan paling cepat menurun saat kulit mulai menua, dan itu juga menjadi faktor penting dalam jaringan yang saling berkaitan dari penuaan kulit.

APA KEKENCANGAN RADIKAL ITU?

Kekencangan radikal adalah istilah yang dipakai SK-II untuk menggambarkan kelenturan alami lapisan dasar kulit. Pada kulit muda yang sangat terawat, kekencangan radikal ada dalam kondisi terbaiknya dan kulit pun memiliki lapisan yang tebal, elastis dan lapisan dasar yang bergelombang. Sementara kulit menua yang telah kehilangan kekencangan radikalnya memiliki lapisan dasar yang kurang elastis oleh sebab itu penampakan garis-garis halus dan kerutan terlihat lebih jelas di permukaan kulit.

kulit muda dengan kekencangan radikal

kulit menua yang telah kehilangan kekencangannya

MEMICU EFEK DOMINO

Para ilmuwan SK-II telah menemukan bahwa perbaikan kekencangan radikal kulit dari dalam sel kulit menghasilkan perbaikan pada tanda-tanda penuaan kulit yang terkait lainnya.

Mengontrol kekencangan radikal adalah kunci untuk mengembalikan penuaan kulit, memicu satu efek domino menjadi reaksi berantai meremajakan kulit, memperbaiki beragam tanda-tanda penuaan kulit di sumber kecantikan kulit.

ENHANCING RADICAL FIRMNESS FROM WITHIN

Riset bertahun-tahun telah mengantarkan para ilmuwan SK-II untuk mengembangkan kehebatan Stem Acanax Complex, kombinasi Pitera khas SK-II dan Stem-Acanax, satu bahan yang berasal dari akar Ginseng Siberia dan dipanen dari perkebunan organik di Pulau Jeju, Korea.

Rangkaian SK-II Stempower mengandung formula inovatif yang bekerja meningkatkan kadar protein di kulit, meningkatkan kekencangan dan ketahanan kulit yang pada akhirnya mampu memperbaiki beragam masalah penuaan kulit.

Tak sekedar mengatasi masalah kulit yang sifatnya umum, rangkaian Stempower menawarkan kekencangan radikal pada inti kulit untuk menangani beragam masalah penuaan seperti; hilangnya kekencangan kulit dan kontur wajah, kurangnya elastisitas dan kecerahan kulit, kulit kering, garis-garis halus dan kerutan, kulit pucat, pori-pori membesar, kulit kendur dan kulit kasar.

KEKUATAN STEMPOWER

Krim R.N.A. POWER RADICAL NEW AGE membidik kekencangan radikal kulit jauh dari dalam sel kulit untuk memperbaiki beragam masalah penuaan kulit. Setelah 2 minggu pemakaian, kekencangan radikal kulit meningkat sebanyak 30%* dan peningkatan kekencangan radikal ini telah terbukti memperbaiki beragam tanda-tanda penuaan**.

R.N.A. POWER RADICAL NEW AGE ESSENCE memperbaiki elastisitas kulit dari dalam dan membidik penampakan dini dari pori-pori yang membesar, salah satu dari tanda awal hilangnya kekencangan kulit, menjadikan tekstur kulit yang lebih lembut dan menyamarkan pori setelah satu kali pemakaian***.

1(*) Berdasarkan hasil tes internal P&G, No.: CT11-003F – Peserta: 47, Wanita Jepang berusia 30-55 tahun, Februari 2011, Jepang
2(**) Berdasarkan hasil dari beragam tes internal P&G: No.: CT11-015A – Peserta: 20, Wanita Jepang berusia 30-55 tahun, Februari 2011, Jepang; No: CT11-003F – Peserta: 47, Wanita Jepang berusia 30-55 tahun, Februari 2011, Jepang; No.: CT08-036A – Peserta: 12, Wanita Jepang berusia 32-45 tahun, Juli 2008, Jepang
3(***) Berdasarkan hasil dari KIC Clinical Data Test, No.: CT11-039 - KTC Face Test dilakukan terhadap 19 wanita Jepang (bukan P&G) berusia 36-51 tahun dari 13 - 28 September, 2011 di Kobe, Jepang

Close X

Terima Kasih sudah berlangganan

Close X
close